Rabu, 13 Februari 2019

Impianku Bukan Sekedar Impian

            Impianku Bukan Sekedar Impian
Makna Sebuah Impian
Impian adalah sesuatu yang ingin diwujudkan oleh setiap orang. Impian menjadi motivasi dalam segalanya, menjadikan kita seseorang yang lebih baik dari sebelumnya. Impian akan selalu membangun semangat dalam diri kita,  akan selalu membakar gejolak semangat dalam diri kita, dan akan selalu membuat kita ingin terus maju untuk menggapai kehidupan yang lebih baik dari sebelumnya. Impian adalah sesuatu yang sangat penting dalam kehidupan dan menjadi tolak ukur kita ke depannya, walaupun impian itu masih dalam sebuah bayangan.
Ingat impian bukan hanya sebuah imajinasi belaka, bukan hanya sebuah bayangan yang hanya akan menjadi gambaran dalam ingatan, tetapi impian adalah gambaran yang harus diwujudkan. Setiap orang pasti mempunyai impian dalam dirinya masing-masing, entah itu tentang karirnya, tentang pendidikannya atau hal lain yang mereka mimpikan.  Untuk itu, diperlukan rasa optimisme yang kuat dalam hati kita, bagaikan tanaman yang kuat menahan segala gangguan di sekelilingnya.
Pasti di dunia yang sangat luas ini semua orang memiliki sebuah impian, walaupun mereka tak tahu apakah impian mereka akan terwujud dalam sebuah realita, dan tidak seorang pun yang tidak punya sebuah impian. Jika impian tak ada dalam dirinya berarti dia hidup tanpa sebuah tujuan.
Arti Sebuah Mimpiku dan Rumah Impianku
Bagiku, impian harus selalu ada dalam segala hal, dimanapun dan kapanpun kita berada. Impian adalah sebuah gambaran dan cita-cita yang harus aku wujudkan. Ku yakin impian akan selalu terwujud dengan kerja keras dan doa. Kerja keras dalam segala hal dan mengutamakan selalu akan kejujuran, dimanapun dan kapanpun kita berada, serta doa yang menjadi senjata utama dalam segala-galanya.  Kerja keras tanpa doa, hal itu akan sia-sia, doa tanpa kerja keras juga akan sia-sia. Untuk itu, sayur dengan garam akan lebih nikmat dibandingkan sayur tanpa garam.
Sekarang aku telah membangun rumah impianku yang besar. Rumah yang akan menjadi penggerak semangat motivasiku untuk selalu bergerak dimanapun aku berada. Berjuta impian sudah ku tata rapi di tembok rumah impianku. Aku tanamkan selalu dalam hatiku semangat optimisme dan keyakinan yang kuat bahwa aku akan mewujudkannya. "Man jadda wa jadda" siapa yang bersungguh-sungguh maka akan berhasil. Suatu kata yang singkat tapi penuh makna didalamnya, kata itu akan menjadi kunci dalam rumah impianku.
Selain itu, aku pun sadar jika aku hanya anak dari seorang ayah yang hanya bekerja sebagai buruh tani, dan kerja apa adanya serta ibu yang hanya bekerja sebagai ibu rumah tangga. Semua ku terima apa adanya tanpa mengeluh dan menjalani dengan penuh semangat. Dan terus belajar walaupun terkadang mengeluh lelah. Tapi, aku tanamkan dalam hatiku bahwa "Setelah kesulitan pasti ada kemudahan sesungguhnya setelah kesulitan pasti ada kemudahan" kalimat itu menjadi penyemangatku dalam setiap seluk beluk kegiatanku. Bapak Ibu dan Adik adalah motivator terbesar dalam kehidupanku, yang menemaniku dalam setiap suasana hatiku. Bapak dan Ibu sudah menjadikanku anak yang kuat, mandiri, pekerja keras dan telah menjadikan aku anak yang tidak neko-neko (dalam bahasa Indonesia menerima apa adanya).
UNAIR dan Studi Ekonomi yang Kuimpikan
Impian yang ingin aku ciptakan sejak dulu sampai sekarang hingga suatu saat nanti, aku akan wujudkan mimpi dan cita-cita mereka. Aku yakin keinginan dan impianku untuk menuntut ilmu di UNAIR pasti akan terwujud. Semua rintangan akan aku lewati, walaupun duri menghadang akan aku singkirkan, semangat menggebu sudah aku tumbuhkan.  Aku dapatkan jalur undangan, walaupun masih dalam impian tapi aku akan wujudkan.
Sedikit ku ceritakan tentang cerita unik perjalanan impianku ke UNAIR. Awalnya, aku belum ada bayangan untuk melanjutkan ke UNAIR, tetapi di perguruan tinggi negeri yang lain. Kemudian, bayangan itu tiba-tiba berubah ketika aku mengikuti Bedah Kampus 2019 di Gedung Juang 45 Nganjuk. Saat itu, setelah selesai acara aku menuliskan Universitas impianku di sebuah pohon Harapan, entah mengapa tapi tiba-tiba aku terbayang UNIAR. Kemudian pada pohon harapan itu, aku menuliskan UNAIR dengan bidang studi ekonomi atau akutansi dibawahnya, serta kalimat " Bismillahirrohmannirrohim" yang menjadi sudah menjadi tekad awalku untuk terus melaju menggapai semua mimpiku. Aku tak tahu, mungkin ini akan menjadi universitas terbaik yang diberikan Allah kepadaku. Mungkin nantinya dengan aku mengambil bidang studi ekonomi, aku bisa mengubah keadaan ekonomi keluargaku dan berguna bagi orang-orang disekililingku. Aku yakin bahwa Allah pasti akan memberikan sesuatu terbaik bagi setiap hamba-Nya.
Tekad Kuat Menggapai Impianku
Mulai hari itu dan saat ini, aku mantapkan hatiku dan tujuanku untuk melanjutkan ke UNAIR. Salah satu universitas terbaik di Indonesia dengan prestasi yang banyak didalamnya. UNAIR telah menghasilkan para alumni-alumni yang telah sukses di dunia kerja dan UNAIR tidak hanya memberikan wawasan melalui ilmu pengetahuan dan teknologi, tetapi juga menjadikan mahasiswanya, pribadi excellent with morality.
Doa restu yang sudah kudapatkan dari kedua orang tuaku. Bagiku ini adalah jalan yang sudah ditunjukkan Allah Subhanahu Wa Ta'Ala kepadaku untuk menjadi kunci dan pintu kesuksesanku kelak. Hari ini benar-benar sudah ku mantapkan didalam hatiku, walaupun aku sadar jika untuk masuk ke UNAIR cukup sulit karena UNAIR termasuk universitas terbaik ke-4 di Indonesia. Untuk masuk ke sana aku harus menghadapi berjuta-juta para siswa-siswi lain dari daerah di seluruh Indonesia, tetapi untuk menghadapi rasa gelisah cemas dan takut dalam hatiku. Aku punya resep tersendiri untuk mengatasinya. Aku tumbuhkan rasa optimisme, keyakinan, serta tekad kuat dalam hatiku. Aku kalahkan dengan senjata utamaku dan senjata utama kedua orang tuaku lewat sebuah doa. Doa yang akan menjadi ujung pedang untuk mengalahkan semua itu. Ku tebas semuanya dan kubangun tanaman yang kuat di ladangku.
Tak ada yang tidak mungkin dalam segala hal, jika kita mampu untuk mengubahnya, Mengapa tidak?. Jika sudah niat dengan kuat, Mengapa tidak?. Allah Subhanahu Wa Ta'Ala pasti akan mengubah keadaan suatu kaum, jika mereka mengubah keadaan mereka sendiri. Kalimat itu selalu aku ingat, dari ilmu yang sudah aku pelajari.
Bukan orang lain yang menentukan jalan dan langkah kita. Tetapi, diri kita sendirilah yang akan menentukannya. Kita terima semua cemooh, hinaan bahkan kritikkan yang menjatuhkan dengan sebuah senyuman dan kesabaran. Tapi, esok harilah kita akan memetik buah manis dari kesabaran kita. Dan Mimpi bukanlah sekedar khayalan belaka tetapi tekad kuat yang harus diwujudkan. Banggakan orang tua, raih sebuah tujuan, ubah masa depan dengan cerah, gunakan akal dan fikiran, dan tunjukkan pada dunia bahwa kau bisa " Man Jadda Wa Jadda".
http://unair.ac.id/